Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 06 Oktober 2012

7 Ilmuwan Asal Indonesia



Inilah beberapa daftar Ilmuwan Indonesia Dari sekian banyak ilmuwan yang berkiprah diluar negeri :
1.      Nelson Tansu adalah putra bangsa
                  Nelson Tansu (lahir di Medan, Sumatera Utara, 20 Oktober 1977; umur 34 tahun) adalah                           seorang pakar nanoteknologi dan optoelektronika asal Indonesia yang menjadi tenure-track                            Assistant Professor di Universitas Lehigh (Lehigh University) pada usia 25 tahun (sejak Juli     2003). Tansu menyisihkan lebih dari 300 doktor[rujukan?] untuk mendapatkan jabatan Assistant Professor tersebut di Universitas Lehigh sejak Juli 2003.
Riset Tansu adalah dalam bidang fisika terapan (Applied Physics) terutama dalam bidang semikonduktor, nanoteknologi, dan fotonika. Sejak April 2007 sampai April 2009, beliau menjadi Peter C. Rossin (Term Chair) Assistant Professor di Universitas Lehigh. Di usia yang belum menginjak 30 tahun, ia sudah meraih gelar profesor bidang electrical engineering di Amerika Serikat. Sejak Mei 2009 (usia 31 tahun) sampai April 2010, Tansu dipromosi menjadi Associate Professor dengan tenure di Universitas Lehigh. Sejak May 2010 sampai sekarang, Tansu dipromosi menjadi Class of 1961 Chair Associate Professor (dengan tenure) di Universitas Lehigh.
Nelson Tansu merupakan putra kedua dari pasangan ayah (Almarhum) Iskandar Tansu dan ibu (Almarhum) Auw Lie Min. Ia dilahirkan di Medan, dan besar di Medan. Tansu menyelesaikan pendidikan dari TK-SD-SMP-SMA di Yayasan Perguruan Sutomo 1 Medan, di mana beliau merupakan lulusan terbaik saat menyelesaikan pendidikan SMA di Mei 1995. Kemudian, dia melanjutkan pendidikan S1 (BS) sampai S3 (PhD / Doktor) di Universitas Wisconsin - Madison.
.

2.      Irawan Satriotomo, M.D., Ph.D adalah pria kelahiran Semarang, 30 Juli 1968 dan merupakan ilmuwan di bidang neurosains. Dia pernah menjadi Assistant Professor di Department Anatomy and Neurobiology, Kagawa University, Japan dan sekarang bekerja sebagai peneliti di Department Comparative Biosciences, University of Wisconsin, USA.

3.      Dr. Juliana Sutanto adalah orang Indonesia  kelahiran Manado, 14 Juli 1980  yang mendapatkan beasiswa penuh dari Kementrian Pendidikan Singapura untuk menempuh studi di National University of Singapore (NUS). Saat ini,  dia menjabat sebagai Kepala Grup Riset pada bagian Management Information Systems (MIS), Department of Management, Technology and Economics (D-MTEC), ETH Zurich, Swiss.

4.      Dr. Eng. Khoirul Anwar, adalah orang Indonesia kelahiran Kediri, Jawa Timur tahun 1978. Saat ini ia bekerja di Japan Advanced Institute of Science and Technology (JAIST) untuk juga menjadi asisten professor. Dr. Eng. Khoirul Anwar juga merupakan penemu teori 4G tanpa Cyclic Prefix, cikal bakal teknologi 4G.

5.      Prof. Mulyoto Pangestu adalah seorang penemu metode  pembekuan sperma hewan dengan cara sederhana dan murah . Karena penemuannya tersebut, beliau meraih penghargaan tertinggi (Gold Award) dalam kompetisi Young Inventors Awards, yang diadakan majalah The Far Eastern Economic Review (FEER) dan Hewlett-Packard Asia Pasifik, akhir tahun 2000. Prof Mulyoto Pangestu sekarang menjadi staf pengajar Reproductive Biology, Monash Institute of Medical Research, Melbourne.

6.      Suharyo Sumowidagdo merupakan lulusan program sarjana dan master dari jurusan Fisika Universitas Indonesia serta menamatkan doktoral (PhD) di Florida State University pada tahun 2008. Haryo menjadi peneliti postdoktoral di University of California Riverside. Di CMS, ia meneliti tentang massa top quark. Penelitian itu berguna untuk memprediksi massa Higgs Boson. Saat ini ia bergabung di CERN untuk mencari keberadaan Higgs Boson.


7.      Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, ilmuwan Indonesia yang kini berkarya di Jepang, mengembangkan pesawat tanpa awak (unmanned aerial vehicle/UAV) berbadan besar bernama Josaphat Laboratory Large Scale Experimental Unmanned Aerial Vehicle (JX-1). Beliau saat ini sedang mengembangkan GPS SAR atau sistem radar imaging dengan menggunakan sinyal GPS untuk keperluan pemetaan permukaan bumi hingga pelacakan pesawat dan kapal siluman (stealth). Yang mencengangkan, karya-karyanya selama ini sudah terekam dalam bentuk paten di 118 negara, misalnya antena untuk pesawat, bullet train, roket dan smart car masa depan.

1 komentar

Adhitya satriawan 26 Maret 2013 20.53

Follow sudah, folbacknya gan http://sekitarkita96.blogspot.com/

Poskan Komentar

.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...