Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 01 April 2012

Karya Lukisan 3D (3 dimensi) Jalanan yang Menakjubkan


Kurt Wenner
Lukisan -lukisan 3D yang menakjubkan ini adalah karya seni yang dibuat oleh Kurt Wenner, ia telah sepenuhnya menguasai gaya  yang  benar-benar unik dan penuh ekspresi kreatif. Dikenal sebagai "Street Art" atau Seni Trotoar ".

Kurt Wenner telah menggabungkan teknik lukisan tradisional jalanan bersama-sama dengan ketertarikannya pada seni klasik, untuk menciptakan sebuah bentuk seni tersendiri. Banyak karyanya yang menggunakan teknik anamorphic serta trompe l'oeil, untuk menciptakan dunia di mana fantasi dan realitas tampak menyatu.
Dia pernah bersekolah di Sekolah Rhode Island Desain dan  Art Center College of Design, sebelum bekerja untuk NASA. Sementara di NASA Wenner bekerja sebagai ilustrator ilmiah masa depan, menciptakan lukisan konseptual proyek ruang masa depan dan lanskap luar bumi. Pada tahun 1982 ia meninggalkan NASA, menjual seluruh barang-barangnya, dan pindah ke Italia untuk belajar menggambar figuratif dan seni. Wenner tinggal dekat dari Pantheon di jantung kota Roma, di mana ia mempelajari gambar, lukisan, dan patung dari master tua di museum terbaik yang ada di Roma . Selama bertahun-tahun bekerja Wenner pun menjadi dikenal di seluruh negeri dan pada tahun 1991 ia ditugaskan untuk membuat sebuah karya seni untuk menghormati kunjungan Paus Yohanes Paulus II ke kota Mantova.
 
 Selanjutnya, pada tahun 1980 untuk pertama kali Wenner memperkenalkan seni trotoar 3D di Santa Barbara Museum of Art. Tak lama setelah itu ia mendirikan lukisan festival jalanan pertama di Amerika Serikat untuk melanjutkan Misi Lama nya di Santa Barbara, California. Festival Misi Lama, juga dikenal sebagai I Madonnari, berlanjut hingga hari ini telah banyak festival dan acara Wenner  yang mulai tersebar ke penjuru dunia. Satu fakta yang sering diabaikan dari karir Wenner adalah bahwa ia mendedikasikan satu bulan setiap tahun, selama 10 tahun, untuk mengajar lebih dari 100.000 siswa dari SD sampai tingkat universitas sebagaimana ia bekerja dengan kapur dan pastel. Untuk dedikasinya, ia dianugerahi Medali Kennedy Center untuk kontribusi luar biasa pada pendidikan seni.


 


 








 

0 komentar

Poskan Komentar

.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...