Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 04 Maret 2013

Mengapa Kita Tertawa Saat Lucu?

 Tertawa adalah salah satu bentuk komunikasi yang dilakukan oleh manusia. Akan tetapi, telah diamati dalam beberapa spesies primata juga dapat tertawa selama berinteraksi sosial . Akan tetapi tawa mereka sedikit berbeda dengan tawa manusia
Tertawa sangat bermanfaat untuk menyebarkan emosi positif, mengurangi stres, dan berkontribusi terhadap kekompakan kelompok.


Proses tertawa itu terbagi menjadi dua, yaitu gerakan dan suara. Jadi, kalau ada sesuatu yangg menurut kita lucu,sensor yang ada di otak kita akan meresponnya dan menyalurkannya ke sel neural. Lalu sel tersebut merangsang 15 otot muka dan otot2 tersebut akan melakukan kontak ke zygomatic major muscle alias mekanisme saluran pengangkat yg ada di bawah bibir. Zygomatic akan menggerakkan mulut kita buka dan tutup. Dan di tempat lain (masih karena pengaruh rangsangan dari sel neural), epiglotis (katup nafas) akan menutup setengan larynx (kotak suara). Dan oksigen yg masuk dari proses tersebut akan mengeluarkan suara. Nah suara itulah yg disebut sebagai tertawa hahaha
Lalu bila kita berada di keadaan tertawa yang ekstrim, saluran air mata secara otomatis akan terbuka. Makanya kadangkala ada air mata yang mengiringi tertawa yg terbahak-bahak.
Ketawa merupakan perbuatan sosial dan mudah menular. Kita tertawa terhadap suara tawa itu sendiri. Dan pada kenyataannya kita lebih sering tertawa pada diri kita sendiri. Ini diketahui karena kita lebih sering tertawa dibandingkan berbicara dengan diri sendiri.
  Selain itu, Dopamin neurotransmitter (zat kimia otak) bertanggung jawab untuk memungkinkan otak untuk merespon tawa melalui tahapan humor. Dopamin memungkinkan kita untuk merasa senang ketika kita tertawa.

sumber:  http://www.langitberita.com/tanyakenapa/17501/kenapa-kita-bisa-tertawa/

0 komentar

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...