Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 20 Maret 2013

Kenapa Kumpulan Peta disebut Atlas?

Siapa itu Atlas?
Asal Usul kumpulan peta disebut Atlas.
Asal usul kata Atlas.



Cerita mitologi dari orang Yunani kuno tentang makhluk-makhluk raksasa yang disebut Titan. Titan (bahasa Yunani: Τιτάν) dalam mitologi Yunani adalah para penguasa bumi sebelum para dewa Olimpus. Seorang Titan yang bernama Atlas berperang melawan dewa-dewa Yunani (para Titan lainnya) dan kemudian kalah. Titan yang kalah (Atlas) dihukum oleh para Titan lainnya untuk menahan atau memanggul bumi diatas pundaknya selama bertahun-tahun lamanya.
Dalam mitologi Yunani biasanya digambarkan sebagai penyangga 2 pilar atau tiang besar yang menyangga bumi, dan pilar-pilar ini berada di lautan yang kita sebut Samudera, yaitu “Samudera Atlantik”.
Setelah beberapa Abad kemudian, sosok Atlas yang dianggap mampu memanggul Bumi diatas pundaknya sering dipakai di depan (cover) buku berisi peta-peta.

Pada suatu hari, ketika Atlas melakukan "pekerjaan"-nya, Hercules datang menemui Atlas dan memintanya untuk mengambilkan beberapa apel emas untuknya. Atlas setuju untuk membantu Hercules, tetapi Atlas meminta Hercules untuk membawakan buminya sebentar.
Hercules hampir sekuat Atlas, tapi Hercules lama-kelamaan tidak kuat juga.
Setelah beberapa saat, Atlas kembali. Dia menemui Hercules masih dengan bumi di pundaknya dan ia berpikir, "Saya bisa meninggalkan Hercules di sini dan melarikan diri. Lalu aku akan bebas selamanya. "
Hercules menyadari apa yang ada dalam pikiran Atlas. Jadi Hercules memikirkan trik. "Benda ini sangat tidak nyaman!" Katanya. "Pegang itu selama satu menit sementara aku meletakkan bantalan pada bahuku. Lalu aku akan menahannya lagi "Jadi Atlas mengambil bumi dari Hercules..
Tapi kemudian Hercules lari, meninggalkan Atlas dengan "Bumi yang sangat berat".
Jadi, Atlas harus terus memegang langit selamanya. Pada saatnya, ia berubah menjadi batu pegunungan - Pegunungan Atlas di barat laut Afrika.


Sekitar 500 tahun yang lalu, Gerardus Mercator membuat buku peta. Dalam buku tersebut, dia menceritakan kisah Atlas. Sejak saat itu, sebuah buku peta telah disebut atlas.

Buku pertama yang mirip seperti atlas dibuat oleh Claudius Ptolemaeus, seorang ilmuwan yang mempelajari geografi yang bekerja di Aleksandria pada 150 SM berdasarkan hasil perhitungannya. Edisi pertama dipublikasikan di Bologna pada 1477 dan memiliki 27 buah peta. 

1 komentar

Vito Shandy Sondratama 8 Januari 2017 20.46

Atlas bukannya ayah nya Zeus yang akhir nya digulingkan sm Zeus ya? Dan dihukum sama anak2 nya sendiri (Zeus, Hades, dll) untuk memangku bumi selamanya?

Dia di gulingkan karena telah memakan anak2nya sendiri.

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...