Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 09 November 2010

PENCEMARAN AIR

                    Limbah Cair Dan Pencemaran Air
     Pengertian Limbah Cair
Limbah cair adalah sisa dari suatu usaha atau kegiatan manusia yang berwujud cair. Limbah industri ada yang membahayakan dan ada yang tidak. Limbah cair membahayakan bila limbah mencemari air yang telah menyimpang dari keadaan normal. Bila melebihi kandungan logam yang diperbolehkan, maka air tersebutdapat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan.
Tabel 1.1. kandungan maksimal logam yang diperbolehkan dalam air.
No
Nama Logam
Kandungan Maksimal dalam air (mg/l)
1.       
Kalsium (ca)
200
2.       
Magnesium (Mg)
150
3.       
Barium (Ba)
0,05
4.       
Mangan (Mn)
1
5.       
Tembaga (Cu)
1
6.       
Seng (Zn)
15
7.       
Krom heksavalen (Crbt)
0,05
8.       
Kadiumum (cd)
0,01
9.       
Raksa (Hg)
0,01
10.   
Timbal (Pb)
0,1
11.   
Arsen (As)
0,05
12.   
Selenium (Se)
0,01

Logam berat pada tabel diatas adalah bentuk materi anorganik yang cukup serius menimbulkan berbagai permasalahan pada perairan. Penyebab terjadinya pencemaran logam berat pada perairan biasanya berasal dari masukan air yang terkontaminasi oleh limbah buang industri dan perkembangan.
                                                                                  
    Sifat-sifat Air Tercemar
Air tercemar adalah air yang menyimpang dari keadaan normal, tanda-tandanya sebagai berikut :
1.    Perubahan suhu air.
Semakin tinggi suhu air maka semakin sedikit kadar O2 yang terlarut dalam air.
2.    Perubahan PH, keasaman dan alkalinitas. Air yang tercemar biasanya memiliki PH < 7,0.
3.    Perubahan warna, bau dan rasa air.
4.    Banyak / bertambahnya jumlah padatan.
5.    Berubahnya nilai BOD (brochemical oxygen demand).
6.    Kandungan logam berat.
7.    Kandungan minyak.
      Macam-macam Sumber Pencemar Air
Sumber pencemar / polutan air antara lain :
1.    Limbah Industri
Limbah industri banyak menghasilkan zat berbahaya, seperti logam berat, lebih jelasnya lihat tabel 1.2 :
No
Limbah dari
Logam berat
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Kertas
Petro-chemical
Pengelantng
Pupuk
Kilang minyak
Baja
Logam bubcan besi
Kendaraan, pesawat terbang
Gelas, semen, keramik
Tekstil
Hg, Pb, Zn, Ca, Ni
Hg, Pb, Zn, Cd, Sn
Hg, Pb, Zn, Cd, Sn
Hg, Pb, Zn, Cu, Ni, Cd
Ni, Pb, Zn, Cd, Ca
Hg, Pb, Zn, Ca, Ca, Ni, Sn
Hg, Pb, Zn, Cu
Hg, Pb, Zn, Cd, Cu, Sn
Cr
cr

2.    Limbah Pertanian
Salah satu jenis insektisida yang berbahaya adalah DDT (Dhicloro Diphenil Trichonethan). Senyawa DDT sukar sekali terurai di alam.
3.    Limbah Rumah Tangga
Contoh dari limbah rumah tangga adalah sampah dan air detergen.

     Jenis-Jenis Pencemar Air
1.      Padatan
-         Padatan terendam
-         Padatan tersuspensi
-         Padatan terlarut
-         Minyak
2.      Logam berat
3.      Fosfat (PO4)2 berasal dari penggunaan pupuk & detergen
4.      Nitrat & Nitrit (No2 & No3) berasal dari penggunaan pupuk
5.      Plikorn bifenil (PCB) berasal dari pemanfaatan pelumas, plastik, dan alat listrik
6.      Residu pestisida organiklorin berasaldari penyemprotan peptisida
7.      Minyak bumi/hidro karbon berasal dari kebocoran kapal/pengangkut minyak
8.      Radio nuklida berasal dari kebocoran tanki penyimpan limbah radio aktif
9.      Sianida (CEN) dawpat terbentuk alami atau dibuat oleh manusia
10.  Kotoran manusia / tinja

      Akibat yang ditimbulkan oleh pencemaran air
1.      Menimbulkan banyak bibit penyakit, seperti :
-         Vibro cholera menyebabkan penyakit kolera, berasal dari kotoran manusia
-         Salmonella typosa
-         Leptos phita beradar dari tikus selokan
2.      Pencematan air dengan bahan kimia organik, seperti : peptisida, minyak, larutan pembersih dan detergen dwapat membunuh ikan dan organisme lain yang ada di air
3.      Limbah yang mengandung nitrat dan fosfat dapat menyebabkan pertumbuhan ganggang yang berlebihan. Hal ini disebut uetrofikasi
4.      Pembuangan sampah dawpat mengakibatkan kadar O2 semakin berkurang karena sebagian besar digunakan oleh bakteri pengurai
5.      Penggunaan DDT (Dinicloro Diphenil Trichonethan) untuk membasmi hama, bila berlebihan akan dapat merusak rantai makanan, organisme yang berada di puncak rantai makanan akan teracuni, misalnya burung
6.      Pencemaran oleh logam berat seperti :
Raksa, menyebabkan iritasi, penyempitan ruang pandang, kulit terasa menebal bahkan kelumpuhan
Timah putih, menyebabkan anemia, kanker otak, dan penyakit ginjal
Krom, menyebabkan kanker
Timbal (Pb), menyebabkabn menurunkan produksi tanaman pangan
Barium (Ba), dalam jangka panjang menyebabkan naiknya tekanan darah dan teganggunya system syarat
Cadmium (Ca), beracun bila terhirup dari udara atau uap air. Dapat menyebabkan kanker. Larutan dari kadmium sangat beracun jangka panjang, terakumulasi di hati, pankreas, ginajl dan tiroid, dicurigai dawpat menimbulkan hipertensi.
Perak (Ag), beracun jangka panjang, pelunturan abu-abu kulit, mata dan membran ukosa (mulus)
7.      Ph yang tinggi menyebabkan kerusakan dan karat benda
8.      Pencemaran oleh zat sianida (CEN) terutama HCN (Hidrogen Sianida) dapat menyebabkan masalah pernafasan, untah-muntah, sakit dada dan sakit kepala
9.      Bila pencemaran berupa zat padat dapat menyebabkan pendangkalan air dan bau tak sedap

0 komentar

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...