Hallo

Tampilkan postingan dengan label Astro - Antariksa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Astro - Antariksa. Tampilkan semua postingan

4 Tahapan Teraformasi Planet Mars oleh NASA untuk menjadi bumi kedua.

Apakah manusia akan terus hidup dibumi? Akan kah akan dapat menampung manusia selamanya? Seiring bertambahnya penduduk, semakin berkurangnya sumber daya, semakin menyempinya lahan. Suatu saat menemukan planet lain dan mengkolonisasinya menjadi suatu alternatif yang perlu dilakukan. Saat ini manusia diperkirakan masih masuk pada leve 0.72 dari skala kardashev. Jika manusia bisa menkolonisasi hampir semua planet di tata surya dan diantaranya(hidup di stasiun yang berupa berfungsi sebagai planet buatan luar angkasa), menfaatkan energinya , maka manusia bisa diebut menuju skala kardashev tahap 2. Dan inilah target NASA untuk menkolonisasi dan teraformasi planet di tatasurya : Target Kolonisasi:
Target planet yang akan diteraformasi:



Tahap-tahap Teraformasi Planet Mars:
TAHAP 1 :
Memanaskan  Planet:
1. Meledakkan nuklir di kutub mars, karena CO2 banyak terperangkap dan membeku menjadi es di kutub-kutub planet mars. Meledakkan es dikutub akan melepaskan banyak karbondioksida ke atmosfer.
2.CO2 yang terlepas ke atmosfer lama-kelamaan akan mengakibat efek rumah kaca bagi Mars yang dapat menahan panas sinar matahari keluar dari planet.
TAHAP 2 :
1. Membuat cermin raksasa yang memantulkan cahaya matahari untuk mencairkan es.
2. Es yang mencair lambat laun akan menggenangi permukaan mars dan membentuk lautan dengan kedalaman 11 meter.
3. Hujan akan mulai turun dari atmosfer mars.
4. Penabrakan komet es dekat orbit mars akan dapat menambah kedalaman lautan di Mars.
TAHAP 3:
1. Membangun ekosistem alga,bakteri dan tumbuhan dibumi.
2. Ekosistem tersebut akan dikirim ke Mars untuk dapat menghasilkan oksigen di mars.
3. Setelah oksigen mulai menyebar dan normal, manusia bisa mulai menanam buah-buahan, sayur-sayuran, tumbuhan dan lain sebagainya.
TAHAP 4:
1. Mengirim robot untuk menyiapkan permukiman di Mars.
2. Setelah permukiman selesai dibangun manusia bisa dikirim secara bertahap ke Mars.
3. Ilmuwan akan tetap mengamati populasi manusia yang harus beradaptasi dengan gravitas mars dan munculnya penyakit baru.

Karakteristik Planet 'Alien' Proxima Centauri b

Proxima Centauri b mempunyai jarak kurang lebih 4,2 tahun cahaya dari bumi, jarak tersebut menjadikan planet ini planet terdekat dengan bumi yang berpotensi berada pada zona layak huni. Meskipun mungkin terjadi pasang surut terkunci (yang berarti satu sisi Proxima b terus menerus menghadapi bintangnya selama satu kali revolusi yang memakan waktu 11,2 hari ), jarak Proxima b dengan bintang induknya,yang merupakan bintang katai merah- Proxima Centauri, menempatkan planet ini berada tepat di Zona Goldilocks. Ini berarti ada kemungkinan kuat bahwa air ada di planet ini.

Sebuah tim dari National Center for Scientific Researc h(CNRS) di Perancis percaya Proxima b mungkin mengandung air yang menutupi seluruh oermukaannya. "Planet ini bisa menjadi 'planet laut', dengan laut yang meliputi seluruh permukaan, dan air mirip dengan beberapa es bulan sekitar Jupiter atau Saturnus," kata tim.




Untuk mencari tahu berapa banyak air yang mungkin terdapat di Proxima b, tim CNRS menggunakan simulasi menggunaka perkiraan jangkauan radius planet, antara 0,94 dan 1,4 kali dari Bumi. Pada batas terendah, simulasi menyarankan planet padat dengan inti logam dikelilingi oleh mantel berbatu, dan air permukaan sekitar 0,05% dari total massa planet. Dengan batas maksimum, namun, simulasi menunjukkan radius planet pada 8920 km (5,542.6 mil), dengan massa yang sama dibagi antara inti berbatu dan air di sekitarnya. "Dalam hal ini, Proxima b akan ditutupi oleh lautan, dengan kedalaman sekitar 200 km," jelas para peneliti. Kedua kasus, tentu saja, berarti Proxima b ditutupi oleh awan tipis, mirip bumi. Hal ini dimungkinkan, meskipun kedekatan Proxima b untuk Proxima Centauri, di mana zona layak huni adalah 25 kali lebih dekat daripada di sistem kita sendiri. Tentu saja, ini hanya simulasi. Seperti dilaporkan sebelumnya, segala sesuatu yang kita asumsikan tentang Proxima b dapat dikonfirmasi setelah James Webb Space Telescope (JWST) diluncurkan pada tahun 2018.
Google Terjemahan untuk Bisnis:Perangkat PenerjemahPenerjemah Situs WebPelu

Fakta Tentang Bintang




Bintang merupakan benda langit yang memancarkan cahaya. Terdapat bintang semu dan bintang nyata. Bintang semu adalah bintang yang tidak menghasilkan cahaya sendiri, tetapi memantulkan cahaya yang diterima dari bintang lain. Bintang nyata adalah bintang yang menghasilkan cahaya sendiri. Secara umum sebutan bintang adalah objek luar angkasa yang menghasilkan cahaya sendiri (bintang nyata).

Dan berikut ini adalah 10 fakta menarik bintang yang mungkin belum anda ketahui

Fakta Alam Semesta

Kumpulan fakta yang ter - di alam semesta.
OBJEK TERBESAR DI TATA SURYA
Matahari adalah objek paling besar dalam tata surya
kita dengan diameter (pada equator) sepanjang 1.392.140 km. Urutan kedua ditempati oleh
planet Jupiter dengan diameter 142.984 km. Di urutan berikutnya berturut-turut adalah
Saturnus (120.536 km), Uranus (51.118 km), dan Neptunus (49.600 km). Bumi kita
menempati urutan ke-6 dalam daftar ini dengan diameter 12.756 km, disusul oleh Venus
(12.103 km) dan Mars (6.794 km). Urutan ke-9 dan ke-10 diduduki oleh dua buah satelit alam
masing masing Ganymede, satelit Jupiter (5.262 km) dan Titan, satelit Saturnus (5.150 km).
SATELIT ALAM TERBESAR 
Ganymede dan Titan merupakan satelit alam (bulan) terbesar
dalam tata surya kita. Berikutnya berturut-turut disusul oleh Callisto (Jupiter/4.820 km) dan Io
(Jupiter/3.632 km). Bulan kita menempati peringkat kelima dengan diameter 3.475 km.
Sementara itu, Europa (Jupiter/3.126 km), Triton (Neptunus/2750 km), dan Titania
(Uranus/1.580 km) menyusul di urutan selanjutnya. Daftar ini ditutup dengan Rhea
(Saturnus/1.530 km) dan Oberon (Uranus/1.516 km) masing-masing di urutan ke-9 dan 10.

ANOMALI VENUS
Venus berotasi pada sumbunya sedemikian lambat, bahkan lebih lambat
daripada periode orbitnya. Akibatnya satu tahun disana adalah lebih pendek daripada satu
harinya (sehari di Venus setara dengan 243 hari di Bumi, sementara satu tahun Venus setara
225 hari Bumi). Disamping itu Venus diketahui berotasi dari arah timur ke barat, kebalikan
dari planet-planet lain di tata surya kita yang berotasi dari barat ke timur, karena itu di Venus
matahari terbit dari arah barat dan terbenam di timur.

SATELIT ALAM 
Hanya dua diantara kesembilan planet anggota tata surya kita yang tidak
memiliki satelit alam (bulan), yaitu Merkurius dan Venus. Sementara itu, selain Bumi, Pluto
tercatat sebagai planet yang hanya memiliki satu satelit alam yang dinamai Charon,
sedangkan Mars tercatat memiliki dua satelit alam. Kecuali Pluto, planet-planet bagian luar di
tata surya kita umumnya kaya akan satelit alam. Hingga kini, telah diketemukan puluhan
satelit alam yang mengedari planet Jupiter, Saturnus dan Uranus. Tidak semua satelit alam
berbentuk bundar, tipikal sebuah planet. Kedua satelit Mars, Phobos dan Deimos serta
satelit-satelit kecil yang mengedari Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus diketahui
memiliki bentuk yang tidak beraturan.

SUMBU ROTASI 
Planet Uranus memiliki kemiringan sumbu rotasi sebesar 98º. Hal ini
menyebabkan kutub utaranya menunjuk ke bawah bidang garis edarnya. Karenanya
permukaan planet di kedua kutub memiliki malam yang lamanya setara dengan 21 tahun di
Bumi. Sudut kemiringan terbesar pada planet lainnya ialah 50º pada Pluto.

SUHU PALING EKSTREM 
Planet dengan temperatur paling ekstrem dalam tata surya kita
ialah Merkurius. Temperatur siang hari disana mencapai hingga 427ºC, cukup panas untuk
melelehkan logam seng. Di malam hari, temperatur turun hingga -183ºC, cukup dingin untuk
membekukan krypton. Selain itu Merkurus tercatat sebagai planet yang letaknya paling dekat
dengan Matahari.

PLANET TERPANAS 
Walaupun Merkurius adalah planet terdekat dari Matahari, namun
rekor sebagai planet terpanas justeru dipegang oleh Venus dengan suhu mencapai 482°C.
Hal ini ditengarai akibat efek "rumah kaca" dari atmosfir Venus yang kaya akan unsur Karbon
Dioksida.

PLANET TERDINGIN 
Pluto adalah planet yang terdingin dalam tata surya kita.
Temperaturnya diperkirakan mencapai -233ºC (-387ºF). Selain itu, Pluto tercatat sebagai
planet terkecil dengan diameter sekitar 2.320 km.

PLANET PALING CEMERLANG 
Apabila Jupiter dan Bumi dilihat dari jarak yang sama,
maka Jupiter akan terlihat 164 kali lebih cemerlang. Dilihat dari Bumi, panet yang paling
cemerlang adalah Venus dengan magnitudo -4,4.

BINTANG TERDEKAT
- Bintang terdekat dari Bumi kita ialah Proxima Centauri. Bintang
sejauh 4,23 tahun cahaya ini terlalu redup untuk bisa dilihat dengan mata telanjang. Bintang
terdekat yang dapat dilihat dengan mata telanjang adalah Alpha Centauri (4,4 tahun cahaya)
yang terlihat sebagai bintang paling terang pada rasi Centaurus di langit belahan selatan.

BINTANG TERMUDA 
2 Protostar (calon bintang) yang dikenal sebagai IRAS-4 yang berada
di dalam Nebula NGC 1333, 1.100 tahun cahaya dari Bumi adalah bitang termuda yang
diketahui manusia. Keduanya baru akan mencapai fase stabil sebagai sebuah bintang
setidaknya dalam 100.000 tahun mendatang.

BINTANG TERTUA -
 70 bintang yang ditemukan oleh sebuah tim astronom yang dipimpin
oleh Timothy Beers (Amerika Serikat) diyakini sebagai bintang paling tua di galaksi Bimasakti.
Bintang-bintang tersebut diperkirakan telah terbentuk pada sekitar 1 milyar tahun setelah
peristiwa big bang (ledakan besar yang mengawali terbentuknya alam semesta).

BINTANG TERBESAR 
Betelgeuse (Alpha Orionis) adalah bintang terbesar yang diketahui
hingga sejauh ini. Bintang sejauh 430 tahun cahaya ini memiliki diameter 980 juta km atau
700 kali diameter matahari. Bintang ini terlihat dengan mata telanjang sebagai sebuah
bintang berwarna kemerahan di rasi Orion.

BINTANG PALING CEMERLANG 
Sebuah bintang yang disebut Pistol yang ditemukan oleh
teleskop antariksa Hubble pada Oktober 1997 adalah bintang paling cemerlang yang
diketahui. Cahayanya sekitar 10 juta kali lebih cemerlang dari matahari. Perhitungan oleh
para astronom menunjukkan bahwa energi yang dipancarkannya dalam 6 detik setara
dengan energi yang dipancarkan oleh Matahari selama satu tahun.

METEORIT TERBESAR 
Pecahan meteorit berukuran antara 2,4 - 2,7 m yang ditemukan di
Hoba West, dekat Grossfontein, Namibia pada tahun 1920 diduga merupakan meteorid
terbesar yang pernah jatuh ke Bumi dan tercatat oleh manusia. Pecahan meteorid tersebut
berasal dari sebuah meteorit tunggal yang beratnya diperkirakan mencapai 59 ton.

HUJAN METEOR TERBESAR 
Hujan Meteor Leonid yang terjadi tanggal 16-17 November
1966 dan terlihat di Amerika Utara bagian barat hingga Rusia bagian timur merupakan hujan
meteorid terbesar yang pernah tercatat. Meteor yang melintas di wilayah Arizona tercatat
mencapai 2.300 meteor per menit selama 20 menit.

KOMET TERBESAR 
- Komet Centaur 2060 Chiron yang ditemukan tahun 1977 merupakan
komet terbesar yang diketahui dengan diameter 182 km.

ASTEROID TERBESAR 
1 Ceres dengan diameter 941 km merupakan asteroid terbesar.
Selain itu, asteroid ini juga tercatat merupakan asteroid yang pertama kali ditemukan.
ASTEROID TERKECIL 
Rekor sebagai asteroid terkecil dipegang oleh asteroid 1993KA2.
Asteroid yang ditemukan tahun 1993 ini hanya berdiameter 5 m.

GERHANA MATAHARI TERLAMA 
- Secara teori, gerhana matahari dapat berlangsung
maksimal selama 7 menit 31 detik. Gerhana matahari terlama yang pernah tercatat terjadi di
Filipina dengan durasi 7 menit 8 detik. Gerhana matahari selama 7 menit 29 detik
diperkirakan akan terjadi di tengah samudera Atlantik pada tanggal 17 Juli 2186.

KONSTELASI TERBESAR 
Hydra (Naga Laut) merupakan konstelasi (rasi bintang)
terbesar. Konstelasi ini menutupi area seluas 1.302,844º persegi atau mencakup 3,16% dari
seluruh langit dan beranggotakan setidaknya 68 bintang yang dapat dilihat dengan mata
telanjang.

KONSTELASI TERKECIL 
Crux Australis (Salib Selatan) adalah konstelasi terkecil di langit.
Ia hanya mencakup area seluas 68,477º persegi atau sekitar 0,16% dari seluruh langit.

OBJEK PALING CEMERLANG
Quasar HS1946+7658 adalah objek paling cemerlang di
jagat raya. Objek ini setidaknya 1,5 x 1015 kali lebih cemerlang dari Matahari kita

OBJEK TERDINGIN 
- Nebula Boomerang, sebuah kabut debu dan gas yang terletak sejauh
5000 tahun cahaya dari Bumi dipercayai sebagai objek paling dingin. Temperaturnya
diperkirakan berkisar pada -270ºC (-454ºF).

TELESKOP TERBESAR 
Teleskop terbesar di dunia saat ini adalah sepasang teleskop
kembar berdiameter 10 m yang digunakan di Observatorium W.M. Keck di Mauna Kea,
Hawaii. Lensa masing-masing teleskop seberat 300 ton itu terdiri dari 36 buah cermin
berbentuk segi enam yang digabungkan menjadi sebuah cermin pemantul (reflektor).

Koleksi Artikel dari Biasawae Community
Copyleft Ó 2004 biasawae.com


Sungai dan Danau di Planet Mars Membuktikan Pernah Ada Kehidupan di Planet Mars

ESA Citra sungai di Mars beserta gunung setinggi 2500 meter dan kawah tumbukan


PARIS, KOMPAS.com — Wahana Mars Express milik European Space Agency (ESA) menangkap citra sungai di Mars, tepatnya wilayah yang disebut lembah Reull Vallis. Sungai itu membelah dataran Promethei Terra Highlands sebelum akhirnya mengalir ke cekungan Hellas.


Sungai tersebut memiliki banyak anak sungai. Citra ESA yang kini juga dirilis dalam format 3D menunjukkan setidaknya satu anak sungai. Dalam citra ESA, ditunjukkan pula bahwa sungai itu ada di sebelah gunung yang menjulang setinggi 2.500 meter dan kawah tumbukan yang besar.

Seperti diberitakan Red Orbit, Jumat (18/1/2013) lalu, ESA menyatakan bahwa sungai itu memiliki panjang hingga 1.500 km. Di wilayah Reull Vallis, struktur serupa sungai itu sudah memiliki lebar 6,4 km dan kedalaman 300 meter. Sungai itu besar bagai Amazon di Bumi.

Menurut ESA, struktur sungai itu terbentuk oleh adanya aliran air. Waktu pembentukannya adalah pada periode Hesperian, sekitar 1,8-3,5 juta tahun lalu. Dipercaya, saat itu Mars lebih basah dari saat ini sehingga memiliki es maupun air.

Bagi ilmuwan ESA, struktur sungai dan lingkungan sekitarnya memiliki kemiripan dengan wilayah Bumi yang mengalami periode glasial. Pemahaman tentang pembentukan sungai serta kondisi yang telah dilaluinya membantu ilmuwan menguak evolusi Planet Mars.
Sumber :
 
WASHINGTON, KOMPAS.com — Peneliti Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA) menemukan adanya danau di Planet Mars. Keberadaan danau bisa menjadi petunjuk adanya kehidupan di planet merah tersebut.

Danau ditemukan dengan analisis data dari wahana Mars Reconaissance Orbiter (MRO). Hasil analisis mengungkap adanya mineral karbonat dan tanah liat yang biasanya terbentuk jika ada air. Mineral ditemukan di dasar Kawah McLaughlin yang memiliki kedalaman 2,2 km.

"Hasil observasi baru ini menunjukkan adanya formasi karbonat dan tanah liat di danau yang (diduga pernah) disuplai oleh air tanah di dalam cekungan kawah yang tertutup," demikian dinyatakan NASA dalam publikasinya di jurnal Nature Geoscience, Senin (21/1/2013).

"Beberapa peneliti berpendapat, interior kawah menerima air. Area di bawah tanah Mars yang menyuplai air bisa jadi merupakan lingkungan yang basah dan habitat potensial untuk mendukung kehidupan," demikian dinyatakan NASA seperti dikutip AFP, Senin kemarin.

"Observasi terakhir ini memberikan bukti terbaik bahwa karbonat terbentuk di dalam lingkungan danau, bukan berasal dari lingkungan luar kawah," ungkap Joseph Michalski, pimpinan tim riset ini.
Peneliti menduga bahwa danau tersebut disuplai dari bawah tanah sebab tak ada saluran yang menghubungkannya dengan wilayah luar. Danau tersebut memiliki diameter 92 km dan terdapat di dataran rendah.

"Penemuan ini menjadi indikasi bahwa Mars lebih kompleks dari yang diduga dengan beberapa area lebih menyuguhkan tanda-tanda kehidupan dibandingkan lainnya," kata Rick Zurek, peneliti dari Jet Propulsion Laboratory NASA.

Sumber: http://sains.kompas.com/read/2013/01/23/09462296/.Amazon.di.Mars.Terungkap
 

7 Hal tentang Mars yang Masih Menjadi Misteri

7 Pertanyaan Terbesar Tentang Mars

Mars dikenal sebagai "bintang api" oleh para ahli astronomi Cina kuno, dan hingga kini keingintahuan para ilmuwan mengenai planet merah ini masih terus menyala dengan pertanyaan-pertanyaan yang belum terjawab. Meskipun telah puluhan pesawat ruang angkasa telah dikirim ke Mars, masih banyak yang belum diketahui tentang planet ini. Berikut adalah beberapa misteri terbesar yang belum terpecahkan tentang Mars.


Mengapa Mars memiliki dua belahan yang bertolak belakang?
Para ilmuwan telah dibingungkan dengan perbedaan mencolok antara kedua belahan planet Mars selama beberapa dekade. Belahan utara planet ini halus dan rendah - ini adalah salah satu tempat paling datar dan halus di tata surya kita, yang kemungkinan tercipta oleh air yang pernah mengalir di permukaan Mars.

Sementara itu, bagian selatan permukaan Mars sangat kasar serta sangat berkawah, dan memiliki elevasi sekitar 2,5 mil sampai 5 mil (4 km sampai 8 km) lebih tinggi dari basin di belahan utara. Bukti terbaru menunjukkan perbedaan besar yang terlihat antara bagian utara dan selatan planet ini disebabkan oleh sebuah batu luar angkasa raksasa yang menghantam Mars di masa lalu.




Berasal darimanakah metana di Mars?
Metana - molekul organik paling sederhana - pertama kali ditemukan di atmosfer Mars oleh pesawat ruang angkasa Mars Express Badan Antariksa Eropa pada tahun 2003. Di Bumi, sebagian besar metana di atmosfer dihasilkan oleh kehidupan, seperti sisa makanan yang telah dicerna. Keberadaan Metana di atmosfer Mars diduga baru sekitar 300 tahun, sehingga apa pun yang menghasilkan gas ini dia menghasilkannya belum lama ini.

Namun, ada cara untuk menghasilkan metana tanpa kehidupan, seperti aktivitas gunung berapi. Pesawat ruang angkasa ESA, ExoMars, direncanakan untuk diluncurkan pada tahun 2016 dan akan mempelajari komposisi kimia dari atmosfer Mars untuk mempelajari lebih lanjut tentang metana ini.




Apakah saat ini air cair mengalir di permukaan Mars?
Meskipun sejumlah besar bukti menunjukkan bahwa air cair pernah mengalir di permukaan Mars, namun, apakah sesekali air mengalir di muka Planet Merah saat ini, tetap menjadi pertanyaan. Tekanan atmosfer planet itu terlalu rendah, sekitar 1/100 tekanan atmosfir bumi, untuk air cair bertahan di permukaan. Namun, garis gelap sempit yang terlihat di lereng Mars mengisyaratkan bahwa air asin dapat mengalir di sana setiap musim semi.




Apakah ada lautan di planet Mars?
Banyak misi ke Mars telah mengungkapkan sejumlah fitur di Planet Merah yang menyarankan bahwa planet ini pernah cukup hangat untuk air cair mengalir diseluruh permukaannya. Fitur-fitur ini termasuk apa yang tampak sebagai lautan yang luas, jaringan lembah, delta sungai dan mineral-mineral yang diperlukan untuk pembentukan air.

Namun, model saat ini mengenai iklim Mars awal, tidak dapat menjelaskan bagaimana suhu hangat semacam itu muncul, saat matahari jauh lebih lemah saat itu, mengakibatkan munculnya beberapa dugaan seperti "Apakah fitur ini mungkin telah diciptakan oleh angin atau mekanisme lain. Namun, ada bukti yang menunjukkan bahwa Mars kuno cukup hangat untuk mendukung air cair di setidaknya satu situs di permukaannya. Temuan lain mengisyaratkan bahwa Mars kuno pernah dingin dan basah, tidak dingin dan kering atau hangat dan basah, seperti yang sering dikatakan.




Apakah ada kehidupan di Mars?
Pesawat ruang angkasa pertama yang berhasil mendarat di Mars, Viking 1, NASA, telah memulai misteri yang menggoda namun tetap belum terpecahkan: Apakah ada bukti kehidupan di Mars? Viking adalah yang pertama dan sejauh ini satu-satunya yang mencoba untuk mencari kehidupan di Mars, dan temuannya hangat diperdebatkan saat ini. Viking telah mendeteksi molekul organik seperti metil klorida dan diklorometana. Namun, senyawa ini dianggap sebagai kontaminasi terestrial - karena diduga berasal dari cairan pembersih yang digunakan untuk menyiapkan pesawat ruang angkasa ketika masih di Bumi.

Permukaan Mars sangat tidak bersahabat dengan kehidupan seperti yang kita tahu, dalam hal dingin, radiasi, ke hiper-gersangan dan faktor-faktor lainnya. Namun, ada banyak contoh kehidupan yang masih dapat hidup di lingkungan yang ekstrim di Bumi, seperti, tanah kering dingin di Dry Valley, Antartika dan Gurun Atacama yang sangat gersang di Chili.

Di bumi, dimana ada air cair, disitu ada kehidupan dan kemungkinan pernah adanya lautan di Mars menimbulkan pertanyaan: "apakah kehidupan pernah berkembang di Mars dan, jika demikian, apakah mungkin masih ada?". Menjawab pertanyaan-pertanyaan ini mungkin membantu menjelaskan pada bagaimana kehidupan secara umum mungkin ada atau tidak mungkin ada di bagian-bagian alam semesta lainnya.




Apakah kehidupan di Bumi berawal di Mars?
Meteorit yang ditemukan di Antartika yang datang dari Mars - pecahan kecil Mars akibat tabrakan kosmik - memiliki struktur yang mirip yang dibuat oleh mikroba di Bumi. Meskipun banyak penelitian sejak saat itu lebih mengenai kimiawi daripada penjelasan biologis dari struktur ini, perdebatan terus berlanjut. Temuan ini meningkatkan kemungkinan menggiurkan bahwa kehidupan di bumi sebenarnya berasal dari Mars, terbawa kesini bersama meteorit.




Dapatkah manusia hidup di Mars?
Untuk menjawab apakah ada kehidupan di Mars, manusia mungkin harus pergi ke sana dan mencari tahu sendiri.

Tahun 1969 NASA merencanakan misi manusia ke Mars dilakukan tahun 1981 dan membangun pangkalan permanen di Mars tahun 1988. Namun, perjalanan antar planet bagi manusia menjadi tantangan/masalah ilmiah dan teknologi. Selain akan harus berhadapan dengan kerasnya perjalanan - masalah makanan, air dan oksigen, efek buruk dari gaya berat mikro, potensi bahaya seperti kebakaran dan radiasi dan fakta bahwa setiap astronot tersebut akan jutaan mil jauhnya dari bantuan dan terkurung bersama-sama selama bertahun-tahun pada suatu waktu, mendarat, bekerja, hidup di planet lain dan kembali dari semua itu akan memuculkan sejumlah masalah juga.

Namun demikian, astronot tampak bersemangat untuk mencari tahu. Sebagai contoh, tahun 2011, enam sukarelawan telah tinggal di sebuah simulasi pesawat ruang angkasa selama hampir satu setengah tahun dalam proyek yang disebut Mars500, simulasi spaceflight terpanjang yang pernah dilakukan, bertujuan untuk mereplikasi misi berawak ke Mars dari awal sampai akhir. Bahkan ada banyak relawan untuk perjalanan satu arah ke Planet Merah. Mikroba kecil pemakan-batu bisa menambang sumber berharga dari Mars dan membuka jalan bagi koloni manusia pertama, dan petani bisa menanam tanaman di permukaannya. Misteri apakah manusia akan pernah pergi ke Mars atau tidak, mungkin sebagian besar gantung pada apakah ada kekuasaan/otoritas yang akan dapat diyakinkan untuk melaksanakan sebuah misi ke sana.

Sources
http://versesofuniverse.blogspot.com/2012/08/7-pertanyaan-terbesar-tentang-mars.html