Hallo

Tampilkan postingan dengan label Limbah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Limbah. Tampilkan semua postingan

Pencemaran Udara dan Dampak yang ditimbulkan

Pencemaran Udara dan Akibatnya
Pencemaran Udara dan Dampaknya
Pencemaran Udara dan Limbah Gas (re-post)

sumber pencemaran udara
pengertian. . akibat. .dampak

      Limbah Gas dan Pencemaran Udara


  Pengertian Pencemaran Udara dan Limbah Gas
Pencemaran udara adalah udara yang telah menyimpang dari keadaan normal karena terlalu banyaknya polutan gas. Sedangkan limbah gas adalah sisa dari proses usaha dan/atau kegiatan yang berwujud gas/asap.
Tabel . Komposisi udara bersih dan kering
No
Komponen Gas
Volume %
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Nitrogen (N2)
Oksogen (O2)
Karbondioksida (CO2)
Argon (Ar)
Neon (Ne)
Helium (He)
Ozon (O3)
Hidrogen (H)
Kripton (ki)
Metan (CH4)
78,08
20,94
0,03
0,93
0,0018
0,0005
0,00006
0,00005
Sangat kecil
Sangat kecil


     Sifat Udara Tercemar
1.      Perubahan suhu udara menjadi lebih panas
2.      Menurunnya kadar O2
3.      Berkurangnya batas pandang
  Macam-macam Sumber Pencemaran Udara
   Sumber pencemaran udara, antara lain
1.      Karbon Monoksida (CO)
CO terbentuk dari pembakaran tidak sempurna, misalnya daro sisa gas buang kendaraan, dan gas hasil industri
2.      Oksida Nitrogen (NOx)
Berasal dari gas buang kendaraan, generator pembangkit listrik dan bahan bakar gas alam
3.      Oksida Sulfur (SOx)
SOx terdiri dari gas SO2 dan SO3. Sifat SO2 berbau tajam tdak mudah terbakar, tidak mudah terbakar dan tak menimbulkan karat, sedangkan SO3 brsifat reaktif, dapat menimbulkan korosi (karat). SO2 atau SO3 bila bertemu uap air akan terbentuk asam sulfat atau asam sulfit. Asam sulfat (H2SO4) dawn asam sulfit (H2SO3) akan turun ke bumi bersama turunnya hujan, mengakibatkan hujan asam.
4.      Partikel
Partikel adalah bahan-bahan polutan udara yang berbentuk padat. Contohnya aerosol, Fog (Kabut) smoke (asap), dast (debu)
5.      CFN (chloro fluoro carbon)
CFN dilepaskan dari lemari es, busa plastok (styrofoam), hairs pray dan parfum
6.      Timbal
Polusi timbal dapat berasal dari gas buagn kendaraan, makanan kaleng dan pipatiba

 Akibat Pencemaran Udara
 a.       Hujan asam, efek buruknya antara lain
-         Melarutkan kalsium, potasium, dan nutrien dalam tanah
-         Menghancurkan jaringan tumbuhan
-         Menyebabkan Ph air hujan di bawah normal, sehingga ekosistem air terganggu
-         Dapat merusak bangunan
 b.      Kerusakan lapisan ozon (O3)
Ozon banyak dijumpai pada ketinggian 20 – 40 km di atas permukaan bumi (lapiran stratosfer). Ozon sangat berguna untuk menyerap sebagian besar radiasi sinar ultra violet matahari. Bila ozon sampai berlubang maka dapat menyebakan, bertambahnya radiasi sinar ultraviolet, yang dapat menimbulkan kanker kulit, katarak pada mata dan musnahnya fitoplankton dan zooplankton. Sehingga mengganggu keseimbangan ekosistem.
 c.       Pemanasan global akibat efek rumah kaca
Efek rumah kaca adalah proses penghangata bumi karena adanya penyerapan sinar infra erah. Peningkatan efek rumah kaca sangat dipengaruhi CO2 bila gas CO2, terlalu banyak, panas yang dipantulkan bumi akan terhalang dan memantul kembali ke bumi. Akibatnya suhu permukaan bumi meningkat. Hal tersebut dinamakan pemanasan global
 d.      Mengganggu kesehatan tubuh
Asap dawn debu dapat menyebabkan mata perih & berair. Ozon (O3) yang turun karena udara panas di atasnya menyebabkan iritasi pada mata dwan kesukaran bernafas. CO mengakibatkan terhambatnya pengaturan O2 keseluruh tubuh dan dapat melemahkan koordinasi motorik karena O2 di otak menurun.

 e.       Hujan asam, efek buruknya antara lain
-         Melarutkan kalsium, potasium, dan nutrien dalam tanah
-         Menghancurkan jaringan tumbuhan
-         Menyebabkan Ph air hujan di bawah normal, sehingga ekosistem air terganggu
-         Dapat merusak bangunan
 f.        Kerusakan lapisan ozon (O3)
Ozon banyak dijumpai pada ketinggian 20 – 40 km di atas permukaan bumi (lapiran stratosfer). Ozon sangat berguna untuk menyerap sebagian besar radiasi sinar ultra violet matahari. Bila ozon sampai berlubang maka dapat menyebakan, bertambahnya radiasi sinar ultraviolet, yang dapat menimbulkan kanker kulit, katarak pada mata dan musnahnya fitoplankton dan zooplankton. Sehingga mengganggu keseimbangan ekosistem.
 g.       Pemanasan global akibat efek rumah kaca
Efek rumah kaca adalah proses penghangata bumi karena adanya penyerapan sinar infra erah. Peningkatan efek rumah kaca sangat dipengaruhi CO2 bila gas CO2, terlalu banyak, panas yang dipantulkan bumi akan terhalang dan memantul kembali ke bumi. Akibatnya suhu permukaan bumi meningkat. Hal tersebut dinamakan pemanasan global
 h.       Mengganggu kesehatan tubuh
Asap dawn debu dapat menyebabkan mata perih & berair. Ozon (O3) yang turun karena udara panas di atasnya menyebabkan iritasi pada mata dwan kesukaran bernafas. CO mengakibatkan terhambatnya pengaturan O2 keseluruh tubuh dan dapat melemahkan koordinasi motorik karena O2 di otak menurun.

  

PENANGGULANGAN PENCEMARAN TANAH, AIR, UDARA, DAN LIMBAH B3


            Penanggulangan Pencemaran Lingkungan
    Penanggulangan limbah cair dan pencemaran air
Penguraian air tanah sulit sekali terurai karena airnya tidak mengalir dan tidak mengandung bakteri yang aerob, jadi air yang tercear akan tetap tercemar dawlam waktu yang lama, maka perlu penanggulangan sebelunya, usaha-usahanya antara lain:
1.      Menempatkan daerahindustri atau pabrik jauh dari daerah perumahan atau pemukiman
2.      Pengawasan terhadap penggunaan jenis-jenis peptisida dawn zat-zat kimia lain yang dapat menimbulkan pencemaran
3.      Menentukan batas minimal fosfat yang terdapat dalam detergen atau bahan pencucian lainnya
4.      Memperuas tindakan penghijauan
5.      Mengatur pembuangan limbah industri
6.      Melakukan tahapan intensifikasi, sebagai berikut :
-         Membuat bak penampungan
-         Mengadakan pengolahan primer
Yaitu menghilangkan bahan-bahan padatan yang mengendap/mengapng. Terdiri dari proses : penyaringan, pengendapan (menghilangkan komponen-komponen fosfor dan padatan tersuspensi) dan pemisahan, pemindahan endapan
-         Mengadakan pengolahan sekunder
Yaitu proses dekonposisi (penguraian) bahan-bahan padat secara biologi. Terdiri dari proses : penyaringan trikel, pemberian bakteri aerobik untuk mengurai kadar limbah organik dan pemberian lumpur aktif
-         Mengadakan pengolahan tersier
Yaitu pengolahan untuk menghilangkan sisa-sisa zat kimia dan fisik yang tertinggal setelah pengolahan primer dan sekunder. Prosesnya : adsorpsi, elektrodalisasi (menurunkan konsentrasi garam-garam terlarut sampai pada konsentrasi air semula) osmosis berlawanan, khloranisasi (menghilangkan organisme penyebab penyakit)
7.      Menggunakan peptisidaw yang mudawh diuraikan di alam
8.      Untuk limbah berbentuk minyak :
-         Menghindari kebocoran minyak di laut
-         Menerapkan sanksi tegas bagi pelaku pencemaran
-         Membersihkan minyak dengan bioremediasi. Yaitu penggunaan mikroorganisme untuk membersihkan pencemaran
-         Menggunakan penghalang mekanik. Maka bila bocor minyak tidak sampai ke laut/pantai
9.      Melakukan penanganan limbah yang dibuang lingkungan dengan cara mengolah limbah secara biologi, kimia atau fisika

   Penanggulangan pencemaran Udara
Beberapa usaha yang dapat dilakukan untuk menanggulangi pencemaran  udara antara lain :
1.      Membatasi penggunaan CFC dalam kehidupan sehari-hari
2.      Mendaur ulang freon dari mobil yang ber AC
3.      Melakukan larangan kepada petani-petani, pengusaha-pengusaha perkebunan melakukan pemakaran pada lahan pertanian yang akan mereka usahakan
4.      Melakukan tindakan penghijauan, terutama di daerah industri dan perkotaan
5.      Gas-gas buangan industri sebelum dilepaskan/dibuang ke udara, terlebih dahulu harus dinetralkan
6.      Mengurangi penggunaan minyak bumi sebagai bahan bakar dan menggantikannya dengan energi lain yang telah menimbulkan pencemaran, seperti energi panas matahari (tenaga surya), tenaga air (hidroelektrik), tenaga angin, tenaga panas bumi dan sebagainya.
7.      Menempatkan daerah kawasan industri jauh dari pemukiman pada penduduk
8.      Menciptakan mesin dan kendaraan bermotor yang hemar energi dan kecil efek pencemarannya

  Penanggulangan Pencemaran Tanah
Beberapa usaha yang dapat dilakukan, antara lain:
1.      Melarang pembuangan sampah ke selokan, parit, sungai, dawnau dan laut. Sampah harus dibuang ke tempat-tempat yang telah ditentukan
2.      Memisahkan sampah organik dengan sampah non organik
3.      Menerapkan prinsip 4R, yaitu :
-         Redece : mengurangi
Sebisa mungkin lakukan minimalisasi barang atau material yang digunakan. Semakin banyak menggunakan material, semakin banyak sampah yang dihasilkan
-         Reuce : memakai kembali
Sebisa mungkin pilihlah barang-barang yang bisa dipakai kembali. Hindari pemakaian barang-barang yang disposable (sekali pakai, buang). Hal ini dapat memperpanjang waktu pemakaian barang sebelum menjadi sampah
-         Recycle : mendaur ulang
Sebisa mungkin, barang-barang yang sudwah tidak berguna lagi, bisa didaur ulang. Tidak sama barang dapat didawur ulang, namun saat ini sudah banyak industri non formal dan industri rumah tangga yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain
-         Repluce : mengganti
Teliti barang yang dipakai sehari-hari. Gantilah barang-barang yang hanya dapat dipakai sekali dengan barang-barang yang lebih tahan lama. Juga telitilah agar hanya memakai barang-barang yang ramah lingkungan
4.      Sampah yang organik sebisa mungkin dibuat kompos agar dapat berguna kembali
5.      Sampah non organik sebaiknya dibakar sampai habis
6.      Penimbuna tanah sehat (sanitary land fill)
Sampah dibuang di tempat tertentu, setelah mencapai ketinggian tertentu kemudian ditimbun dengan tanah

    Penanggulangan Pencemaran Limbah B3
1.      Untuk membersihkan permukaan tanah yang tercemat B3 biasanya dilakukan kegiatan yang disebut temidiasi. Ada 2 jenis remidiasi tanah yaitu insitu (on site) dwan exsitu (off site). Pembersihan on-site adala pembersihan dilokasi, terdiri dari tahap pembersihan, venting (injeksi) dan bioremediasi. Pembersihan off-site meliputi penggalian tanah yang tercemar kemudian di bawa ke daerah yang aman. Setelah di daerah aman, tanah tersebut dibersihkan dari zat pencemar caranya yaitu tanah tersebut disimpan dibak atau tangki yang kedawp ai, kemudian zat pembersih dipompakan ke dalam bak atau tangki tersebut. Kemudian diolah dengan instalasi pengeolahan air limbah. Pembersihan dengan cara off-site jauh lebih mahal dan rumit.
Bioremidiasi adalah proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme seperti jamur dan bakteri
2.      Untuk zat cair biasanya dengan mengendapkan kandungan pewarnanya sehingga cairan yang keluar ke lingkungan sudawh sedikit mengandung bahan pencemaran

LIMBAH B3

  Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)

Pengertian Limbah B3
Limbah B3 yaitu limbah yang mengandung bahan berbahaya atau beracun, yang sifat dan konsentrasinya, baik langsung maupun tidak langsung dapat mencemarkan lingkungan hidup atau membayakan kesehatan manusia.
.Macam-Macam Limbah B3
Berdasarkan sumbernya limbah B3 dapat digolongkan menjadi :
-          Primary sludge, yaitu limbah yang berasal dari tangki sendimentasi pada pemisahan awal dan banyak mengandung bio massa senyawa organik dan mudah menguap
-          Chemical sludge, yaitu limbah yang dihasilkan dari proses koagulasi dan flokulasi
-          Excess activated sludge, yaitu limbah yang berasal dari pengolahan biologi dengan disgeted aerobic maupun anaerobic dimana lumpur yang dihasilkan cukup stabil dan banyak mengandung padatan organik

Akibat dari pencemaran limbah B3
-          Mudawh terbakar
-          Menyebabkan korosi, bla limbah memiliki Ph <2,0
-          Menimbulkan kematian atau sakit
.                   Penanggulangan Pencemaran Limbah B3

           Untuk membersihkan permukaan tanah yang tercemat B3 biasanya dilakukan kegiatan yang disebut temidiasi. Ada 2 jenis remidiasi tanah yaitu insitu (on site) dwan exsitu (off site). Pembersihan on-site adala pembersihan dilokasi, terdiri dari tahap pembersihan, venting (injeksi) dan bioremediasi. Pembersihan off-site meliputi penggalian tanah yang tercemar kemudian di bawa ke daerah yang aman. Setelah di daerah aman, tanah tersebut dibersihkan dari zat pencemar caranya yaitu tanah tersebut disimpan dibak atau tangki yang kedawp ai, kemudian zat pembersih dipompakan ke dalam bak atau tangki tersebut. Kemudian diolah dengan instalasi pengeolahan air limbah. Pembersihan dengan cara off-site jauh lebih mahal dan rumit.
Bioremidiasi adalah proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme seperti jamur dan bakteri
            Untuk zat cair biasanya dengan mengendapkan kandungan pewarnanya sehingga cairan yang keluar ke lingkungan sudawh sedikit mengandung bahan pencemaran

LIMBAH GAS

      Limbah Gas dan Pencemaran Udara


  Pengertian Pencemaran Udara dan Limbah Gas
Pencemaran udara adalah udara yang telah menyimpang dari keadaan normal karena terlalu banyaknya polutan gas. Sedangkan limbah gas adalah sisa dari proses usaha dan/atau kegiatan yang berwujud gas/asap.
Tabel . Komposisi udara bersih dan kering
No
Komponen Gas
Volume %
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Nitrogen (N2)
Oksogen (O2)
Karbondioksida (CO2)
Argon (Ar)
Neon (Ne)
Helium (He)
Ozon (O3)
Hidrogen (H)
Kripton (ki)
Metan (CH4)
78,08
20,94
0,03
0,93
0,0018
0,0005
0,00006
0,00005
Sangat kecil
Sangat kecil


     Sifat Udara Tercemar
1.      Perubahan suhu udara menjadi lebih panas
2.      Menurunnya kadar O2
3.      Berkurangnya batas pandang
  Macam-macam Sumber Pencemaran Udara
   Sumber pencemaran udara, antara lain
1.      Karbon Monoksida (CO)
CO terbentuk dari pembakaran tidak sempurna, misalnya daro sisa gas buang kendaraan, dan gas hasil industri
2.      Oksida Nitrogen (NOx)
Berasal dari gas buang kendaraan, generator pembangkit listrik dan bahan bakar gas alam
3.      Oksida Sulfur (SOx)
SOx terdiri dari gas SO2 dan SO3. Sifat SO2 berbau tajam tdak mudah terbakar, tidak mudah terbakar dan tak menimbulkan karat, sedangkan SO3 brsifat reaktif, dapat menimbulkan korosi (karat). SO2 atau SO3 bila bertemu uap air akan terbentuk asam sulfat atau asam sulfit. Asam sulfat (H2SO4) dawn asam sulfit (H2SO3) akan turun ke bumi bersama turunnya hujan, mengakibatkan hujan asam.
4.      Partikel
Partikel adalah bahan-bahan polutan udara yang berbentuk padat. Contohnya aerosol, Fog (Kabut) smoke (asap), dast (debu)
5.      CFN (chloro fluoro carbon)
CFN dilepaskan dari lemari es, busa plastok (styrofoam), hairs pray dan parfum
6.      Timbal
Polusi timbal dapat berasal dari gas buagn kendaraan, makanan kaleng dan pipatiba

 Akibat Pencemaran Udara
 a.       Hujan asam, efek buruknya antara lain
-         Melarutkan kalsium, potasium, dan nutrien dalam tanah
-         Menghancurkan jaringan tumbuhan
-         Menyebabkan Ph air hujan di bawah normal, sehingga ekosistem air terganggu
-         Dapat merusak bangunan
 b.      Kerusakan lapisan ozon (O3)
Ozon banyak dijumpai pada ketinggian 20 – 40 km di atas permukaan bumi (lapiran stratosfer). Ozon sangat berguna untuk menyerap sebagian besar radiasi sinar ultra violet matahari. Bila ozon sampai berlubang maka dapat menyebakan, bertambahnya radiasi sinar ultraviolet, yang dapat menimbulkan kanker kulit, katarak pada mata dan musnahnya fitoplankton dan zooplankton. Sehingga mengganggu keseimbangan ekosistem.
 c.       Pemanasan global akibat efek rumah kaca
Efek rumah kaca adalah proses penghangata bumi karena adanya penyerapan sinar infra erah. Peningkatan efek rumah kaca sangat dipengaruhi CO2 bila gas CO2, terlalu banyak, panas yang dipantulkan bumi akan terhalang dan memantul kembali ke bumi. Akibatnya suhu permukaan bumi meningkat. Hal tersebut dinamakan pemanasan global
 d.      Mengganggu kesehatan tubuh
Asap dawn debu dapat menyebabkan mata perih &amp; berair. Ozon (O3) yang turun karena udara panas di atasnya menyebabkan iritasi pada mata dwan kesukaran bernafas. CO mengakibatkan terhambatnya pengaturan O2 keseluruh tubuh dan dapat melemahkan koordinasi motorik karena O2 di otak menurun.

 e.       Hujan asam, efek buruknya antara lain
-         Melarutkan kalsium, potasium, dan nutrien dalam tanah
-         Menghancurkan jaringan tumbuhan
-         Menyebabkan Ph air hujan di bawah normal, sehingga ekosistem air terganggu
-         Dapat merusak bangunan
 f.        Kerusakan lapisan ozon (O3)
Ozon banyak dijumpai pada ketinggian 20 – 40 km di atas permukaan bumi (lapiran stratosfer). Ozon sangat berguna untuk menyerap sebagian besar radiasi sinar ultra violet matahari. Bila ozon sampai berlubang maka dapat menyebakan, bertambahnya radiasi sinar ultraviolet, yang dapat menimbulkan kanker kulit, katarak pada mata dan musnahnya fitoplankton dan zooplankton. Sehingga mengganggu keseimbangan ekosistem.
 g.       Pemanasan global akibat efek rumah kaca
Efek rumah kaca adalah proses penghangata bumi karena adanya penyerapan sinar infra erah. Peningkatan efek rumah kaca sangat dipengaruhi CO2 bila gas CO2, terlalu banyak, panas yang dipantulkan bumi akan terhalang dan memantul kembali ke bumi. Akibatnya suhu permukaan bumi meningkat. Hal tersebut dinamakan pemanasan global
 h.       Mengganggu kesehatan tubuh
Asap dawn debu dapat menyebabkan mata perih &amp; berair. Ozon (O3) yang turun karena udara panas di atasnya menyebabkan iritasi pada mata dwan kesukaran bernafas. CO mengakibatkan terhambatnya pengaturan O2 keseluruh tubuh dan dapat melemahkan koordinasi motorik karena O2 di otak menurun.

  

PENCEMARAN AIR

                    Limbah Cair Dan Pencemaran Air
     Pengertian Limbah Cair
Limbah cair adalah sisa dari suatu usaha atau kegiatan manusia yang berwujud cair. Limbah industri ada yang membahayakan dan ada yang tidak. Limbah cair membahayakan bila limbah mencemari air yang telah menyimpang dari keadaan normal. Bila melebihi kandungan logam yang diperbolehkan, maka air tersebutdapat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan.
Tabel 1.1. kandungan maksimal logam yang diperbolehkan dalam air.
No
Nama Logam
Kandungan Maksimal dalam air (mg/l)
1.       
Kalsium (ca)
200
2.       
Magnesium (Mg)
150
3.       
Barium (Ba)
0,05
4.       
Mangan (Mn)
1
5.       
Tembaga (Cu)
1
6.       
Seng (Zn)
15
7.       
Krom heksavalen (Crbt)
0,05
8.       
Kadiumum (cd)
0,01
9.       
Raksa (Hg)
0,01
10.   
Timbal (Pb)
0,1
11.   
Arsen (As)
0,05
12.   
Selenium (Se)
0,01

Logam berat pada tabel diatas adalah bentuk materi anorganik yang cukup serius menimbulkan berbagai permasalahan pada perairan. Penyebab terjadinya pencemaran logam berat pada perairan biasanya berasal dari masukan air yang terkontaminasi oleh limbah buang industri dan perkembangan.
                                                                                  
    Sifat-sifat Air Tercemar
Air tercemar adalah air yang menyimpang dari keadaan normal, tanda-tandanya sebagai berikut :
1.    Perubahan suhu air.
Semakin tinggi suhu air maka semakin sedikit kadar O2 yang terlarut dalam air.
2.    Perubahan PH, keasaman dan alkalinitas. Air yang tercemar biasanya memiliki PH < 7,0.
3.    Perubahan warna, bau dan rasa air.
4.    Banyak / bertambahnya jumlah padatan.
5.    Berubahnya nilai BOD (brochemical oxygen demand).
6.    Kandungan logam berat.
7.    Kandungan minyak.
      Macam-macam Sumber Pencemar Air
Sumber pencemar / polutan air antara lain :
1.    Limbah Industri
Limbah industri banyak menghasilkan zat berbahaya, seperti logam berat, lebih jelasnya lihat tabel 1.2 :
No
Limbah dari
Logam berat
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Kertas
Petro-chemical
Pengelantng
Pupuk
Kilang minyak
Baja
Logam bubcan besi
Kendaraan, pesawat terbang
Gelas, semen, keramik
Tekstil
Hg, Pb, Zn, Ca, Ni
Hg, Pb, Zn, Cd, Sn
Hg, Pb, Zn, Cd, Sn
Hg, Pb, Zn, Cu, Ni, Cd
Ni, Pb, Zn, Cd, Ca
Hg, Pb, Zn, Ca, Ca, Ni, Sn
Hg, Pb, Zn, Cu
Hg, Pb, Zn, Cd, Cu, Sn
Cr
cr

2.    Limbah Pertanian
Salah satu jenis insektisida yang berbahaya adalah DDT (Dhicloro Diphenil Trichonethan). Senyawa DDT sukar sekali terurai di alam.
3.    Limbah Rumah Tangga
Contoh dari limbah rumah tangga adalah sampah dan air detergen.

     Jenis-Jenis Pencemar Air
1.      Padatan
-         Padatan terendam
-         Padatan tersuspensi
-         Padatan terlarut
-         Minyak
2.      Logam berat
3.      Fosfat (PO4)2 berasal dari penggunaan pupuk & detergen
4.      Nitrat & Nitrit (No2 & No3) berasal dari penggunaan pupuk
5.      Plikorn bifenil (PCB) berasal dari pemanfaatan pelumas, plastik, dan alat listrik
6.      Residu pestisida organiklorin berasaldari penyemprotan peptisida
7.      Minyak bumi/hidro karbon berasal dari kebocoran kapal/pengangkut minyak
8.      Radio nuklida berasal dari kebocoran tanki penyimpan limbah radio aktif
9.      Sianida (CEN) dawpat terbentuk alami atau dibuat oleh manusia
10.  Kotoran manusia / tinja

      Akibat yang ditimbulkan oleh pencemaran air
1.      Menimbulkan banyak bibit penyakit, seperti :
-         Vibro cholera menyebabkan penyakit kolera, berasal dari kotoran manusia
-         Salmonella typosa
-         Leptos phita beradar dari tikus selokan
2.      Pencematan air dengan bahan kimia organik, seperti : peptisida, minyak, larutan pembersih dan detergen dwapat membunuh ikan dan organisme lain yang ada di air
3.      Limbah yang mengandung nitrat dan fosfat dapat menyebabkan pertumbuhan ganggang yang berlebihan. Hal ini disebut uetrofikasi
4.      Pembuangan sampah dawpat mengakibatkan kadar O2 semakin berkurang karena sebagian besar digunakan oleh bakteri pengurai
5.      Penggunaan DDT (Dinicloro Diphenil Trichonethan) untuk membasmi hama, bila berlebihan akan dapat merusak rantai makanan, organisme yang berada di puncak rantai makanan akan teracuni, misalnya burung
6.      Pencemaran oleh logam berat seperti :
Raksa, menyebabkan iritasi, penyempitan ruang pandang, kulit terasa menebal bahkan kelumpuhan
Timah putih, menyebabkan anemia, kanker otak, dan penyakit ginjal
Krom, menyebabkan kanker
Timbal (Pb), menyebabkabn menurunkan produksi tanaman pangan
Barium (Ba), dalam jangka panjang menyebabkan naiknya tekanan darah dan teganggunya system syarat
Cadmium (Ca), beracun bila terhirup dari udara atau uap air. Dapat menyebabkan kanker. Larutan dari kadmium sangat beracun jangka panjang, terakumulasi di hati, pankreas, ginajl dan tiroid, dicurigai dawpat menimbulkan hipertensi.
Perak (Ag), beracun jangka panjang, pelunturan abu-abu kulit, mata dan membran ukosa (mulus)
7.      Ph yang tinggi menyebabkan kerusakan dan karat benda
8.      Pencemaran oleh zat sianida (CEN) terutama HCN (Hidrogen Sianida) dapat menyebabkan masalah pernafasan, untah-muntah, sakit dada dan sakit kepala
9.      Bila pencemaran berupa zat padat dapat menyebabkan pendangkalan air dan bau tak sedap